(membuat memori Swap sebesar 2 GB melalui Terminal.) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++================================================
Caranya yaitu:
++Buka Terminal, lalu ketikkan (‘copy-paste’) perintah berikut ini dan tekan Enter setelahnya.
$ sudo dd if=/dev/zero of=/mnt/2000Mb.swap bs=1M count=2000
++Setelah perintah di atas terproses sempurna (muncul karakter ~$), kita akan membuat setttingan agar file-nya tidak bisa dibaca langsung. Caranya yaitu lewat pengaturan ‘mode permission’ (CHMOD) sebesar 600. Ketikkan perintah di bawah ini pada terminal.
$ sudo chmod 600 /mnt/2000Mb.swap
++Saatnya memformat file Swap yang telah kita buat di atas (untuk membuatnya sebagai perangkat memori Swap) lewat perintah berikut.
$ sudo mkswap /mnt/2000Mb.swap
++Lalu kita akan menambahkan memori Swap pada sistem yang sedang berjalan via perintah di bawah ini.
$ sudo swapon /mnt/2000Mb.swap
++Perintah ‘swapon’ adalah untuk mengaktifkan memori Swap yang telah kita buat pada langkah sebelumnya.
++Sampai pada tahap ini, Anda langsung bisa mengetes, apakah memori Swap tersebut sudah aktif (pada sistem komputer Anda) lewat perintah berikut.
$ cat /proc/meminfo
++Akhirnya, kita akan membuat file memori Swap di atas menjadi permanen (alias menjadi otomatis aktif setiap kali Linux Ubuntu kita ‘restart’ atau hidupkan). Caranya, ketik saja perintah berikut ini pada Terminal, lalu tekan Enter.
$ gksudo gedit /etc/fstab
tambahkan kode ini di baris paling bawah:
$ /mnt/2000Mb.swap none swap sw 0 0
++Klik menu ‘Save’ pada bagian atas jendela atau tekan Ctrl + S untuk menyimpan hasil pengeditan Anda tersebut, lalu tutuplah kotak jendela file fstab di atas.
Silakan ‘restart’ atau ‘reboot’ Ubuntu Anda untuk melihat hasilnya. Memori Swap akan otomatis aktif begitu Ubuntu Anda dihidupkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar